(By: Fian piling)
Opini.
Soekarno, bapak proklamator bangsa ini menyebut pemuda sebagai Agent of change. Tentu bukan tanpa alasan beliau menyematkan julukan ini pada pemuda. Sejarah telah menorehkan tinta emas dalam perjalanan bangsa ini untuk segala campur tangan pemuda. Peristiwa runtuhnya kolonialisme dan tumbangnya rezim orde baru menjadi bukti yang tidak hanya sekadar menjadi catatan kaki dalam lembaran sejarah bangsa ini. Pemuda sebagai agent of change pernah mengambil bagian sebagai garda terdepan dalam setiap peristiwa tersebut.
Sabtu, 24 Oktober 2015
PEMUDA DENGAN BERBAGAI MASALAH YANG DIHAHAPI
Pemuda adalah sosok-sosok baru. Sosok-sosok yang lahir seperti mentari menggantikan yang hitam dengan terang dan pesona cahaya. Ada yang memandangnya seperti tetes-tetes air yang kalau berpadu dengan cahaya akan melahirkan warna-warni pelangi, sebagian lagi memandangnya seperti emas berlian tanda kekayaan dan kejayaan. Lebih dari itu, mereka adalah harta tersimpan yang tersembunyi dalam lautan dalam. Hanya yang tahu dan mau yang mampu menggapainya. Seolah aset yang tak ternilai harganya, mereka digadang-gadang menjadi pemegang hari kemudian, menjadi aktor hebat untuk kemajuan Nusantara di tahun-tahun mendatang.
Langganan:
Postingan (Atom)